WAKIL KETUA KOMISI III DPR RI LAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE PENGADILAN TINGGI MAKASSAR
Makassar-Humas: Dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan Komisi III DPR RI terhadap mitra kerjanya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Ir. H. Adies Kadir, M.Hum, memimpin kunjungan kerja spesifik ke Pengadilan Tinggi (PT) Makassar pada Kamis, 4 Juli 2024. Pada kesempatan tersebut, ia didampingi oleh dua anggota Komisi III Dr. Supriansa, S.H., M.H. dan Dr. Sarifuddin Sudding, S.H., M.H.
Kunjungan Wakil Ketua Komisi III DPR RI dan rombongan diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Makassar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.Hum. Pada kunjungan tersebut para Anggota Komisi III berkesempatan mengunjungi beberapa ruangan di kantor Pengadilan Tinggi Makassar serta rumah dinas untuk para Hakim Tinggi.
Dalam kunjungan kerja ini, Ketua Pengadilan Tinggi Makassar menyampaikan beragam hambatan yang dihadapi aparatur peradilan di PT Makassar, salah satunya yaitu terkait kurangnya rumah dinas bagi para hakim. Ia menjelaskan bahwa saat ini, terdapat 45 hakim tinggi yang bertugas di PT Makassar, namun hanya tersedia 6 rumah dinas untuk mereka.
“Dengan adanya kunjungan kerja spesifik ini, diharapkan Komisi III dapat mengakomodir kebutuhan rumah dinas di PT Makassar,” ujar Dr. H. Zainuddin.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat membawa solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh para hakim tinggi di PT Makassar, khususnya terkait fasilitas tempat tinggal yang memadai. (Humas)
KETUA MAHKAMAH AGUNG LANTIK ENAM ORANG KETUA PENGADILAN TNGGI
Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung mengambil sumpah jabatan dan melantik enam orang Ketua Pengadilan Tinggi pada Selasa, 2 Juli 2024 di ruang Kusumah Atmaja, gedung Mahkamah Agung, Jakarta.
Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung No 146/KMA/SK.KP4.1.3/VI/2024 tanggal 14 Juni 2024 tentang Promosi dan Mutasi Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim Pengadilan Tinggi di Lingkungan Peradilan Umum.
Berikut adalah enam orang yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Mahkamah Agung:
- Dr. Moh. Eka Kartika E.M., S.H., M.Hum., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Bandung
- Nugroho Setiadji, S.H. sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Palembang
- Dr. Herdi Agusten, S.H., M.Hum., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Jambi
- Fredrik Willem Saija, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak
- Dr. Pontas Efendi, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Kupang
- H. Ade komarudin, S.H., M.Hum. sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Padang.
Dalam sumpah yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung, mereka bersumpah akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Mereka juga berjanji akan taat pada peraturan Perundang-undangan serta berbakti pada nusa dan bangsa.
Hadir dalam acara ini yaitu Wakil Ketua Mahkmah Agung bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, para Ketua Kamar Mahkamah Agung, serta para Pejabat Eselon satu dan dua pada Mahkamah Agung. Acara ini disaksikan pula oleh aparatur peradilan di seluruh Indonesia melalui live streaming pada kanal youtube Mahkamah Agung.
Dalam sambutannya Ketua Mahkamah Agung menyampaikan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik. Ia berharap jabatan baru ini dapat membawa keberkahan, manfaat dan kemajuan, baik kepada diri sendiri, keluarga maupun kepada Mahkamah Agung dan lembaga peradilan Indonesia.
Ia berpesan agar para hakim yang baru dilantik tersebut menjadi sosok-sosok pemimpin yang sejati dan proaktif, sosok yang mampu memberikan kontribusi positif bagi lembaga yang dimpimpinnya, serta sosok yang mampu mengajak timnya untuk menjadi lebih baik.
Baginya, pimpinan yang baik bukanlah yang tidak pernah berbuat kesalahan, namun orang yang mau belajar dari kesalahan serta mau memperbaiki kesalahan.
Ia menambahkan bahwa bagi seorang pimpinan pengadilan tingkat banding, koordinasi, pengawasan dan pembinaan secara rutin dan berkala merupakan hal yang penting, agar setiap permasalahan dapat diselesaikan bersama dan agar dapat dicegah seminimal mungkin.
“Betapa banyak kesalahan di masa depan bisa dihindari, apabila kita bersedia belajar dari kesalahan di masa lalu. Dan betapa banyak kemudahan yang akan kita rasakan, jika setiap problem telah dirumuskan solusinya secara bersama-sama,” kata Ketua Mahkamah Agung.
Di akhir sambutannya, Ketua Mahkamah Agung berpesan secara khusus kepada istri dari para pejabat yang baru saja di lantik, bahwa selain memperhatikan dan merawat seluruh anggota keluarga, mereka diminta agar dapat berperan aktif di Dharmayukti Karini, serta mendukung dan memotivasi suami untuk terus mengabdi dan menjaga integritas. Ketua Mahkamah Agung yakin, dukungan dan motivasi keluarga besar akan selalu menjadi penyemangat bagi seseorang dalam meniti jalan pengabdian
Pada kesempatan yang sama, terselenggara pula upacara serah terima jabatan dari pejabat yang lama ke pejabat yang baru. (azh/RS/photo:Alf, Sno, Adr)
Pengadilan Tinggi Gorontalo Hadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-78
Senin, 1 Juli 2024 pukul 08.00 WITA, bertempat di Lapangan SPN Polda Gorontalo, YM. Agung Purbantoro, S.H.,M.H mewakili Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo menghadiri Acara Upacara Dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke 78.\

Turut hadir dalam acara diantaranya :
- Brigjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi, M.H (Kapolda Gorontalo)
- Dr. H. Sopyan Ibrahim, M.Si (Sekda Provinsi Gorontalo) mewakili Pj. Gubernur Gorontalo
- Awaludin Pauweni ( Wakil Ketua III DPRD Provinsi Gorontalo ) mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo
- Kolonel Inf Loka Jaya Sembada (Kasi Operasi Korem) mewakili Danrem 133 N/WB
- Syamsuardi, S.H.,M.H (Aspidum) Mewakili Kajati Gorontalo
- Khairul Amir (Kabinda Gorontalo)
- Brigjen Simson Zet Ringu, S.I.K.,M.Si(Wakapolda Gorontalo)
- Letkol Laut (P) Martha Novalianto, S.H.,M. Tr Opsla,CHRMP (Danlanal)
- Lettu. Lek Adis Prasetyo ( Kasi Antena Tx ) mewakili Dansatradar Kwandang
- Pagar Butar Butar (Kepala Kemenkumham Provinsi Gorontalo)
- Para PJU Polda Gorontalo


Pengadilan Tinggi Gorontalo Hadiri Pelepasan Masa Tugas Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo
Turut hadir dalam undangan :
- Dr. H. Sopyan Ibrahim, M.Si (Sekda Provinsi Gorontalo) mewakili Pj Gubernur Gorontalo
- Kolonel Arm Asep Hendra Budiana (Kasi Intel Korem) mewakili Danrem 133 N/WB
- Sopyan Selle, S.H.,M.H (Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo)
- Khairul Amir (Kabinda Gorontalo)
- Letkol Laut (P) Martha Novalianto, S.H.,M. Tr Opsla,CHRMP (Danlanal)
- Dr. Ade Permana, S.I.K.,M.H (Kapolres Gtlo Kota) mewakili Kapolda Gorontalo
- Pagar Butar Butar (Kepala Kemenkumham Provinsi Gorontalo)
- Taufik Hidayat (Deputi Perwakilan BI Provinsi Gorontalo)
- Para Kepala Kejaksaan Negeri Sewilayah Gorontalo.


BADAN PERADILAN UMUM BAHAS PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BERSAMA FCFCOA
Jakarta-Humas: Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) Mahkamah Agung menyelenggarakan kegiatan pembahasanan Perlindungan Perempuan dan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga pada Kamis, 27 Juni 2024 di Commad Centre Ditjen Badilum, Gedung Sekretariat Mahkamah Agung, Jakarta. Pembahasan tersebut dilakukan bersama delegasi Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCOA) Hakim Liz Boyle dan delegasi Australia Indonesia Partnership For Justice 2 (AIPJ2) Ms. Leisha Lister dan Ms. Cate Summer. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan 20 tahun Penandatangan Nota Kesepahaman Kerja sama Yudisial antara Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan dua Pengadilan di Australia.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H. ini, dihadiri oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., para pejabat Eselon II Ditjen Badilum, serta para Ketua Pengadilan Tinggi dan Ketua Pengadilan Negeri dari seluruh Indonesia yang hadir secara daring.
Dalam kesempatan tersebut, Ditjen Badilum menampilkan aplikasi Sistem Pemantauan Kinerja Pengadilan Terintegrasi (SATU JARI) yang digunakan untuk memantau penanganan perkara perceraian dan perlindungan anak dan perempuan serta korban kekerasan. Presentasi tentang aplikasi tersebut disampikan oleh Kepala Subdirektorat Statistik dan Dokumentasi Budi Setioko, S.H., M.H. dan Kepala Subdirektorat Tata Kelola, Candra, S.H.
Menangapi hal tersebut Delegasi FCFCOA dan AIPJ2 mengapresiasi penggunaan teknologi informasi itu. Aplikasi tersebut dinilai mampu meningkatkan akuntabilitas pengadilan dalam melindungi perempuan dan korban kekerasan dalam rumah tangga, serta membantu pengambilan kebijakan oleh Mahkamah Agung RI.
Selain membahas perlindungan Perempuan dan korban kekerasan dalam rumah tangga, kegiatan ini juga membahas penanganan perkara perceraian, dispensasi nikah oleh pengadilan, dan pelaksanaan putusan peradilan.
Pada akhir kegiatan, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bambang Myanto memberikan cendera mata sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang selama ini terjalin antara Ditjen Badilum dan FCFCOA. (azh/RS/humas Badilum/photo:Sno, Adr)
DELEGASI PENGADILAN AUSTRALIA KUNJUNGI PENGADILAN NEGERI BANDUNG
Bandung-Humas: Melanjutkan rangkaian kegiatan, Delegasi dari Federal Court of Australia (FCA) dan Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCoA) melakukan kunjungan resmi ke Pengadilan Negeri Bandung (27/06). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Penandatangan Nota Kesepahaman Kerja sama Yudisial yang telah diperbarui antara Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan dua Pengadilan di Australia tersebut.
Hadir pada kunjungan ini Acting Chief Justice Berna Collier, Justice Stephen Burley, Justice Rober Bromwich, CEO Sia Lagos, Hakim Agung Indonesia Syamsul Maarif, Hakim Agung Indonesia Lucas Prakoso, serta beberapa delegasi Australia. Mereka disambut hangat oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Dr. Dyah Sulastri Dewi, Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Jon Saragih, S.H., M.H., beserta jajaran hakim dan pejabat pengadilan lainnya.
Delegasi Federal Court of Australia berkesempatan berkeliling ke beberapa ruangan di PN Bandung, termasuk Ruang Mediasi Online, Ruang Sidang Ramah Anak, Museum Mini, dan ruang layanan pengadilan. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi-inovasi yang diterapkan oleh PN Bandung dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan akses terhadap keadilan.
Selain berkeliling, para delegasi juga terlibat dalam diskusi mendalam tentang “Mediasi Dalam Penyelesaian Komersial”. Diskusi ini menghadirkan narasumber Hakim Agung Indonesia Syamsul Maarif, dan CEO Sio Lagos. Kegiatan diskusi dimoderatori oleh Hakim Agung Indonesia, Lucas Prakoso.
Pada kesempatan yang sama, Justice Berna Collier menyatakan kekagumannya terhadap kemajuan yang telah dicapai oleh Pengadilan Negeri Bandung dalam mengimplementasikan teknologi dan inovasi dalam proses peradilan. “Kami merasa sangat terhormat bisa berkunjung ke sini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Jon Saragih, S.H., M.H., menyambut baik kunjungan ini sebagai kesempatan untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan peradilan. “Kunjungan ini memberikan kami wawasan berharga yang dapat kami aplikasikan dalam upaya terus memperbaiki sistem peradilan di Indonesia,” katanya.
Dalam diskusi tersebut, Syamsul Maarif menyampaikan berbagai strategi dan praktik terbaik dalam mediasi komersial yang telah diterapkan di Indonesia. Sementara itu, Sio Lagos berbagi pengalaman dan perspektif dari sudut pandang internasional, memberikan wawasan berharga tentang tantangan dan peluang dalam mediasi komersial di Australia dan negara lainnya.
Penutup kunjungan ditandai dengan penyerahan cendera mata antara kedua pengadilan sebagai simbol persahabatan serta berphoto bersama. Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan bilateral antara pengadilan kedua negara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan sistem peradilan di Indonesia. (azh/RS/photo:Yrz)
Pengadilan Tinggi Gorontalo Ikuti Rapat Kerja Badilum dan FCFCOA
Bertempat di ruang Command Center Pengadilan Tinggi Gorontalo, 27 Juni 2024, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo bersama para Hakim Tinggi dan Hakim Ad Hoc mengikuti Rapat Kerja (Working Meeting) antara Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan The Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCOA) sebagai rangkaian kunjungan kerja The Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCOA) ke Mahkamah Agung Republik Indonesia secara daring via zoom Meeting.



Keluarga Besar Pengadilan Tinggi Gorontalo Turut Mengantar Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo ke Bandara
Rabu, 26 Juni 2024 bertempat di Bandar Udara Djalaludin Gorontalo, Keluarga Besar Pengadilan Tinggi Gorontalo turut mengantarkan YM Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo Dr. HERDI AGUSTEN, SH, M.Hum. yang akan beralih tugas ke Pengadilan Tinggi Jambi.
YM Dr. HERDI AGUSTEN, SH, M.Hum.

Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo Dr. HERDI AGUSTEN, SH, M.Hum dipromosikan menjadi Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, direncanakan dilantik oleh YM. Bapak Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H,pada hari Selasa (02/07/2024).



Kegiatan pengantaran Beliau ke Bandara ini merupakan penghormatan terakhir perwakilan keluarga besar Pengadilan Tinggi Gorontalo kepada Beliau.
Semoga Bapak Ketua selamat sampai ditujuan dan semakin sukses ditempat yang baru
MAHKAMAH AGUNG RI MENANDATANGANANI NOTA KESEPAHAMAN KERJA SAMA YUDISIAL DENGAN FCA DAN FCFCOA
Jakarta-Humas: Mahkamah Agung Republik Indonesia kembali menandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama Yudisial dengan Federal Court of Australia (FCA) dan Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCOA) pada Selasa, 25 Juni 2024 di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. Penandatanganan yang berlangsung pada hari ini menandai peringatan 20 tahun kerja sama antar ketiga Lembaga tersebut.
Sebagai informasi, kerja sama antara Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan FCA dan FCFCOA pertama kali ditandatangani pada tahun 2004 lalu.
Penandatanganan Nota Kesepahaman kali ini dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. M. Syarifuddin, S.H., M.H., Ketua FCA, Hon. Chief Justice Debra Mortimer, dan Ketua FCFCOA, Hon. Chief Justice William Alstergren. Namun dalam momen penandatanganan ini, Chief Justice Debra Mortimer berhalangan hadir dan menandatangani naskah Nota Kesepahaman lebih dulu dan kehadirannya digantikan oleh Hon. Justice Berna Collier.
Kemitraan antara ketiga lembaga ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pelaksanaan Cetak Biru Pembaruan Peradilan. Area kerja sama meliputi penguatan prosedur untuk meningkatkan akses terhadap keadilan, kemudahan berusaha, manajemen perkara, keterbukaan informasi, pelayanan publik, dan penerapan teknologi informasi dalam proses bisnis pengadilan.
Kerja sama Mahkamah Agung dengan FCA akan difokuskan untuk mendukung beberapa agenda strategis yaitu pelaksanaan Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035, mendukung peningkatan daya saing nasional melalui dukungan terhadap pencapaian tujuan Indonesia Emas 2045, Rencana Indonesia untuk melakukan aksesi terhadap OECD, dan agenda prioritas untuk meningkatkan peringkat pada survei B-Ready (Business Ready) indeks yang dikembangkan oleh Bank Dunia.
Untuk mencapai target-target yang ditetapkan tersebut, kerja sama Mahkamah Agung dan FCA akan meliputi pertukaran dan dialog untuk meningkatkan konsistensi peradilan dan mengidentifikasi pembaruan legislasi yang diperlukan untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi pada area seperti Kekayaan Intelektual, Kepailitan dan Insolvensi, Penyelesaian Sengketa Komersial Lintas Batas, Penyelesaian Sengketa Komersial melalui Penerapan Mediasi dalam Peradilan dan Mediasi Eksternal, Hukum Persaingan Usaha, Sengketa Perubahan Iklim, Peningkatkan keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan peradilan, Transparansi Putusan Pengadilan, Kecerdasan Artifisial, Pelaksanaan Putusan Pengadilan, dan Peraturan perundang-undangan yang mengatur manajemen perkara oleh Pengadilan.
Sementara itu, kerja sama Mahkamah Agung RI dengan FCFCOA, akan difokuskan pada peningkatan akses keadilan bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas, serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan seperti kesetaraan gender (SDG 5), berkurangnya kesenjangan (SDG 10), dan akses terhadap keadilan (SDG 16).
Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. M. Syarifuddin, S.H., M.H. dalam sambutannya, menekankan manfaat besar yang telah diperoleh dari kerja sama yudisial selama 20 tahun.
Manfaat tersebut, menurutnya tidak hanya dirasakan oleh aparatur peradilan, tetapi juga masyarakat kedua negara. Kerja sama dengan FCFCOA telah membantu dalam pembaruan pelaksanaan sidang keliling, pelayanan terpadu satu pintu, layanan bantuan hukum, dan penanganan perkara prodeo. Selama sepuluh tahun terakhir, sekitar 500 ribu warga Indonesia telah menikmati layanan peradilan keliling dan pelayanan terpadu satu pintu, serta 2 juta pencari keadilan telah mengakses layanan pos bantuan hukum.
Penandatanganan ini menunjukkan komitmen kuat dari ketiga pengadilan untuk terus melanjutkan dialog dan kerja sama demi meningkatkan kualitas pelayanan peradilan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat kedua negara.
Acara penandatangan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, pejabat Eselon 1 dan 2, serta para hakim dari kedua negara yang mengikuti secara daring. (azh/RS/photo: Alf, Adr, Sno)
PENGANTAR ALIH TUGAS KETUA PENGADILAN TINGGI GORONTALO
25 Juni 2024, bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Tinggi Gorontalo. Telah dilaksanakan acara Pengantar Alih Tugas Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, berdasarkan hasil rapat pimpinan Mahkamah Agung, YM. Dr. Herdi Agusten, S.H.,M.Hum yang akan beralih tugas menjadi Ketua Pengadilan Tinggi Jambi.

Acara dihadiri oleh seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Gorontalo, Dharmayukti Karini Cabang Gorontalo, Para Ketua dan Wakil, Panitera, Sekretaris Pengadilan Negeri sewilayah hukum Pengadilan Tinggi Gorontalo.






Acara berlangsung dengan haru dan meriah dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah.
























