BUKA PUASA BERSAMA KELUARGA BESAR PENGADILAN NEGERI TILAMUTA
Pada hari kamsi tanggal 7 Juni 2018, keluarga besar Pengadilan Negeri Tilamuta Kelas II menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang bertempat di Kantor Pengadilan Negeri Tilamuta. Acara dihadiri oleh Hakim, Pegawai dan honorer Pengadilan Negeri Tilamuta.
Acara Buka Puasa Bersama ini digelar untuk meningkatkan tali silaturahmi dan kekeluargaan di Bulan Suci Ramadhan 1439 H.
MAHKAMAH AGUNG PERSIAPKAN MODEL KOMPETENSI JABATAN DI PENGADILAN
Jakarta-Humas: Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Mahkamah Agung dan pengadilan-pengadilah di bawahnya, Mahkamah Agung tengah mempersiapkan Model Kompetensi Jabatan di Pengadilan dengan output berupa kamus kompetensi dan standar kompetensi jabatan.
Model kompetensi tersebut saat ini dalam proses finalisasi yang dilakukan oleh tim ahli yang berasal dari Mahkamah Agung dan empat lingkungan peradilan.
Achmad Setyo Pudjoharsoyo, S.H., M.Hum., Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia, saat membuka acara diskusi panel ahli dalam rangka validasi dan penyempurnaan model kompetensi teknis Mahkamah Agung yang bertempat di Hotel Akmani Jakarta (7/6/2018) menyebutkan bahwa dengan adanya model kompetensi ini, maka seluruh personel Mahkamah Agung dan pengadilan-pengadilan dibawahnya akan memiliki standar kompetensi yang sama dan hanya dibedakan oleh penjenjangan berdasarkan tugas pokok dan fungsi tiap-tiap jabatan.
“Model kompetensi ini akan menjadi dasar dalam perekrutan, penilaian kinerja, pengembangan pendidikan dan pelatihan, dan salah satu pertimbangan dalam proses promosi dan mutasi”, imbuh Pudjoharsoyo.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta, Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jakarta, Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta, dan Ketua Pengadilan Militer Utama Jakarta, unsur-unsur dari Biro Kepegawaian dan Biro Perencanaan dan Organisasi Mahkamah Agung, perwakilan Badan Peradilan Agama, Badan Peradilan Umum, Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara serta beberapa orang hakim. (Humas/Mohammad Noor)
SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG RAPAT DENGAR PENDAPAT DENGAN KOMISI III DPR RI
Jakarta – Humas : Sekretaris Mahkamah Agung, A. S. Pudjoharsoyo, SH., M. Hum, melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI pada hari Rabu, 6/6/2018 pukul 11.00 WIB di ruang rapat Komisi III DPR RI, gedung Nusantara II Paripurna Lt 1. RDP ini membahas Rencana Kerja & Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA K/L) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP K/L) tahun 2019. Pada Rapat Dengar Pendapat yang juga dihadiri oleh Sekretariat Jenderal MPR, DPD, MK dan KY tersebut, Sekretaris Mahkamah Agung didampingi oleh Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Dr. Drs. Aco Nur, MH, dan Kepala Biro Perencanaan Mahkamah Agung. (humas)
MA KEMBALI MERAIH WTP YANG KE 6 KALI
Jakarta-Humas: Mahkamah Agung RI menerima opini WTP (Wajar tanpa Pengecualian) atas laporan keuangan tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan RI pada hari ini Selasa, 5 Juni 2017 di Auditorium BPK RI.
MA menerima opini WTP yang ke – 6 kali, sejak tahun 2012 sampai dengan tahun 2017 atas laporan keuanga MA dari BPK. Hal ini merupakan hasil yang di capai tidak lepas dari komitmen Pimpinan Mahkamah Agung dan seluruh jajaran eselon I, Tingkat Banding dan Tingkat Pertama serta kerja keras para pelaksana di jajaran sekretariatan dari pengadilan tingkat banding, tingkat pertama sampai ke pusat.
Penyerahan LHP ini secara resmi diterima oleh Sekretaris Mahkamah Agung RI A. S. Pudjoharsoyo, SH., M. Hum. dari Anggota AKN III Badan Pemeriksa Keuangan RI Achsanul Qosasi. Pada acara Penyampaian opini laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Kementerian dan Lembaga Negara tahun 2017. (ds/rs)
DHARMAYUKTI KARINI ADAKAN BAZAR DAN SEMBAKO MURAH
Jakarta – Humas. Selasa, 5 Juni 2018, Mahkamah Agung mengadakan bazar dan sembako murah yang bertempat dilapangan parkir, Kegiatan bazar ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Yang Mulia Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H. pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh pengurus pusat Dharmayukti Karini dan pimpinan Mahkamah Agung RI lainnya.
Momentum Ramadhan yang dirangkaikan dengan kegiatan bazar ini adalah saat yang paling tepat untuk kita manfaatkan sebagai bentuk sarana habluminannas dan hablum minalloh. Dalam bulan suci Ramadhan guna menyongsong Idul Fitri 1439 H, bazar yang diselenggarakan oleh pengurus Dharmayukti Karini MA, mengambil Tema : “Dengan Semangat Ramadhan Kita Tingkatkan Keikhlasan Berbagi Melalui Bazar dan Sembako Murah”. Kegiatan bazar ini cukup menyita perhatian dan pengunjung baik dari para Hakim Agung, pimpinan dan seluruh pegawai Mahkamah Agung. Terlihat pula Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung didampingi isteri selaku ketua Pengurus Pusat Dharmayukti Karini mengunjungi dan belanja di stand-stand makanan dan pakaian.
Pada kesempatan kali ini, kepada para peserta bazar baik yang berasal dari lingkungan Dharmayukti Karini di sekitar Jakarta maupun peserta dari luar Mahkamah Agung, saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya, ujar Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial dalam sambutan pembukaan.
SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG MELANTIK 7 PEJABAT ESELON II MAHKAMAH AGUNG
Jakarta – Humas : Sekretaris Mahkamah Agung Achmad Setyo Pudjoharsoyo, SH.,M.Hum melantik 7 (Tujuh) Pejabat Eselon II dilingkungan Mahkamah Agung pada Senin, 4/6/2018 pukul 14.00 WIB di gedung Tower, lt. 2 gedung Mahkamah Agung. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 252/SEK/Kp.1/SK/V/2018.
Berikut 7 Pejabat Eselon II yang dilantik :
1. Aviantara, SH.,M.Hum
Sebagai Inspektur Wilayah II pada Badan Pengawasan
2. Dwiharso Budi Santiarto, SH.,M.Hum
Sebagai Inspektur Wilayah IV pada Badan Pengawasan
3. Drs. Wahyudin, M.Si
Sebagai Sekretaris pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum
4. Rosfiana, SH.,MH
Sebagai Kepala Biro Perlengkapan pada Badan Urusan Administrasi
5. Drs. Andi Kurniawan M.M
Sebagai Sekretaris pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama
6. Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, SH., MH
Sebagai Direktur Pembinaan Teknis dan Administrasi Peradilan Tata Usaha Negara pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara
7. Edward Tumimbul Hamonangan Simarmata,SH.,LLM.,M.T.L
Sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh para pejabat Eselon I, II, III dan IV dilingkungan Mahkamah Agung (humas)
BERSATU, BERBAGI, BERPRESTASI
Upacara Dalam Rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila
Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2018, Pengadilan Negeri Tilamuta Kelas II melaksanakan kegiatan upacara bendera. Upacara dimulai pada pukul 08.00 WITA.
Bertindak sebagai pembina upacara yaitu Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tilamuta Kelas II Bpk. Lalu Moh. Sandi Iramaya, SH. Upacara dipimpin oleh Bpk. Iranda Careca Anindityo, SH. (Calon Hakim) dan diikuti oleh seluruh Hakim, Pegawai beserta para Honorer Pengadilan Negeri Tilamuta Kelas II.
Pembina upacara membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut Presiden menyampaikan bahwa Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
MAHKAMAH AGUNG MATANGKAN ATURAN AKREDITASI LEMBAGA PENYELENGGARA SERTIFIKASI MEDIATOR NON HAKIM
Jakarta-Humas : Dalam waktu dekat Mahkamah Agung akan menerbitkan aturan mengenai Tata Cara Pemberian dan Perpanjangan Akreditasi Lembaga Penyelenggara Sertifikasi Mediator Bagi Mediator Non Hakim. Saat ini, Mahkamah Agung terus melakukan pematangan dan harmonisasi terhadap draft Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI (SK KMA) dengan melibatkan seluruh Tim Pokja (kelompok kerja) yang telah ditetapkan.
Ketua Pokja Pembentukan SK KMA tentang Tata Cara Pemberian dan Perpanjangan Akreditasi Lembaga Penyelenggara Sertifikasi Mediator Bagi Mediator Non Hakim , Prof. Dr. H. Takdir Rahmadi, S.H., LL.M. meminta kepada seluruh anggota rapat pokja yang dilaksanakan pada hari Rabu, (30/5) agar segera merampungkan pembahasan dan pematangan SK KMA tersebut. “secepat mungkin kita selesaikan pematangan draft SK KMA, karena sudah ada beberapa lembaga sertifikasi mediator yang mengajukan permohonan kepada Mahkamah Agung” ujarnya.
Hadir dalam Pokja tersebut hakim Agung I Gusti Agung Sumananta, S.H., M.H dan Hakim Agung DR. H. Purwosusilo, S.H., M.H., Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI Dr. Abdullah, SH., MS., para hakim yustisial Mahkamah Agung RI, dan Tim Pembaharuan.
Rencananya dalam SK KMA tersebut akan diatur bagaimana proses permohonan, pemberian dan perpanjangan akreditasi terhadap lembaga penyelenggara sertifikasi mediator bagi hakim mediator non hakim kedepannya, sehingga lembaga-lembaga sertifikasi mediator mempunyai payung hukum yang jelas.
Untuk menindaklanjuti rapat pematangan pada hari ini dan mempercepat pembahasan, tim Pokja menyepakati membuat tim kecil yang beranggotakan anggota Pokja. Tim kecil tersebut akan mengkaji dan menindaklanjuti masukan-masukan dari peserta rapat hari ini untuk diformulasikan kedalam materi SK KMA. (Rahman)
ARTIDJO: “SAYA AKAN PULANG KAMPUNG, MEMELIHARA KAMBING”.
Jakarta-Humas: Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung, Dr. Artidjo Alkostar, SH., LLM., memasuki masa pensiun pada 22 Mei 2018 lalu. Menjadi hakim agung sejak tahun 2000, Artidjo telah memutus 19.708 berkas perkara, “Dalam rentang waktu 18 tahun Saya berkhidmat pada Mahkamah Agung,berkhidmat pada keadilan”. Tutur Artidjo di hadapan para wartawan pada acara Bincang Dengan Artidjo di ruang Media Centre Harifin A Tumpa, Jum’at 25 Mei 2018. “Saya berharap pengganti saya lebih baik lagi dan saya harapkan Mahkamah Agung bisa menjadi rumah keadilan bagi pencari keadilan dan Mahkamah Agung menjadi kebanggaan bagi nusa dan bangsa.” Tambahnya di acara yang dimoderatori langsung oleh Kepala Biro Hukum dan Humas, Dr. Abdullah, SH., MS.
Selepas purna tugas Artidjo mengaku tidak akan lagi berurusan dengan hukum dan memilih tinggal di kampung. “Saya tidak muluk-muluk, saya akan pulang kampung memelihara kambing” Kata Artidjo yang disambut tawa rekan-rekan wartawan. “Kemungkinan saya akan tinggal di tiga tempat, pertama di kota kelahiran saya, Situbondo, kedua di tempat saya mengajar S2, Yogyakarta, dan yang ketiga di Sumenep di mana orang tua saya berasal dan di sana saya memiliki cafe Madurama”. Kata sosok yang menyukai daging kambing itu.
Pada acara yang dihadiri oleh media baik cetak maupun elektronik, Artidjo membagikan buku yang berjudul “Artidjo Alkostar Titian Keikhlasan, Berkhidmat untuk Keadilan”. Buku 445 halaman tersebut berisi pandangan kolega-kolega Artidjo terkiat dirinya, mulai dari pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, Pimpinan PolRI, dan yang lainnya.
Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dalam Testimoninya di buku tersebut mengatakan bahwa Artidjo adalah keteladanan dalam menegakkan kejujuran dan integritas dalam melaksanakan tugas. Senada dengan Hatta Ali, mantan Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa berpendapat bahwa Artidjo adalah sosok yang sangat sederhana dan professional menghadapi suatu persoalan. Harifin menegaskan bahwa sosok seperti Artidjolah yang dibutuhkan Mahkmah Agung, sosok yang integritasnya tidak diragukan dan hidupnya sederhana. Karena hal tersebut, tidak salah jika kemudian Sekretaris Mahkmah Agung, A.S Pudjoharsoyo mengatakan dalam testimoninya bahwa Artidjo adalah hakim idola masyarakat.
“Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman yang dimiliki Artidjo selama menjadi hakim agung terutama di bidang penanganan tindak pidana korupsi dapat ditularkan kepada hakim-hakim lain, supaya terus lahir Artidjo-Artidjo baru yang melanjutkan tradisi keilmuan dan nilai-nilai kejujuran yang dimilikinya” Kata Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dalam sambutannya di buku yang juga berisi beragam foto kegiatan Artidjo mulai dari saat menjadi pengacara hingga menjadi Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung.
Selain buku tersebut, Artidjo juga mengeluarkan dua buku lainnya yaitu Dimensi Filosofis Ilmu Hukum dan hukum Pidana (70 Tahun Artidjo Alkostar Mengabdi Kepada Bangsa dan Negara), dan Alkostar Sebuah Biografi yang ditulis oleh Puguh Windrawan.
Di tengah-tengah perbincangan dengan wartawan, Artidjo mengatakan bahwa Hakim itu harus lebih pintar dari pembuat Undang-Undang, harus lebih pintar dari koruptor. Artidjo menuturkan alangkah malangnya negeri ini jika hakimnya kalah pintar dari koruptor.
“Para penegak hukum itu harus professional” kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia tersebut. Untuk mencapai tingkat professional, menurut mantan pengacara tersebut seorang hakim harus memenuhi tiga kriteria, pertama Knowledge, hakim harus memiliki pengetahuan yang luas, harus bisa memberi argumentasi hukum, kedua skill, keahlian, jam terbang, kapasitas tekhnis menerapkan hukum dan yang ketiga adalah integritas moral, untuk yang terakhir itu tidak ada sekolahnya, Artidjo menegaskan bahwa di dunia ini tidak ada sekolah tentang kejujuran, tidak ada orang yang berani mengajarkan kejujuran, di manapun. “Kejujuran tidak bisa diajarkan, kejujuran hanya bisa dihidupkan. karena Allah telah menginstal di tubuh ini, hati yang harus dijaga agar tetap bersih.” Terang Artidjo.
Di akhir perbincangan, Artidjo berharap Indonesia bisa bebas dari koruptor. “Saya mengharapkan suatu saat Negara ini akan sampai pada tataran idaman tanpa korupsi. Jadi cita-cita kita bernegara adil dan makmur itu akan tercapai.” Harap Artdjo.
Selamat jalan Artidjo, semoga Tuhan dan kasih sayangNya selalu bersama Bapak. (Azh/RS/Photo:Azzah)











































