SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG LANTIK PEJABAT ESELON III DAN IV DI LINGKUNGAN MAHKAMAH AGUNG DAN BADAN PERADILAN DIBAWAHNYA
Jakarta – Humas: Sekretaris Mahkamah Agung Sugiyanto, S.H., M.H. melantik dan mengambil sumpah jabatan 15 orang Pejabat Eselon III dan 24 orang Pejabat Eselon IV dI Lingkungan Mahkamah Agung pada Kamis, 31 Juli 2025 di gedung Mahkamah Agung, Jakarta.
Hadir dalam acara ini yaitu para Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Mahkamah Agung serta undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, para pejabat yang baru dilantik bersumpah akan setia dan taat pada kepada Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta akan menjalankan segala Peraturan Perundang-Undangan dengan selurus-lurusnya.
Mereka juga berjanji bahwa dalam melaksanakan tugas jabatan akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab, menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenanangan, serta menghindari diri dari perbuatan tercela.
Berikut adalah para Pejabat Eselon III yang di lantik :
1. DITA ANDIKA,S.H. M.H. Sebagai Kepala Bagian Kesekretariatan Pimpinan A, Biro Sespim BUA
2. DWI SUGIARTO, S.H. M.H. Sebagai Kepala Bagian Kesekretariatar Pimpinan B, Biro Biro Sespim BUA
3. MOCHTAR LUTHFI, S.H., M.H. Sebagai Kepala Bagian Kesekretariatan Pimpinan D, Biro Sespim BUA
4. IVA FAIROUZ AFRINADYA, S.H., M.H. Sebagai Kepala Bagian Kesekretariatan Pimpinan E Biro Sespim BUA
5. INDRA KURNUIAWAN, S.E., M.M. Sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Ditjen Badilum
6. PRANASTA SURGA, S.H., M.Kom. Sebagai Kepala Sub Direktorat Bimbingan dan Monitoring Ditjen Badlag
7. ZAENAL ABIDIN S.E, Sebagai Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Ditjen Badilag
8. Kol.Chk.(K) IDA YANTI, S.H., M.H. Sebagai Kepala Sub Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradian Milter, Ditjen Badilmiltun
9. RETNO ARIYANI. S.H., M.H. Kepala Sub ?rektorat Pengembangan Tenaga Teknis pada Ditjen Badimitun
10. TEGUH SETIYAWAN, S.H., M.H. Sebagai Kepala Bagian Kepegawaian dan Organisasi dabn Tata Laksana pada Sekretariat Badan Strateg Kebjakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan
11. ARDY NUGROHO PUTRA, S.H. Sebagai Kepala Bagian Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Badan Stragi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan
12. MAULANA AULIA, S.H., M.H Sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Sekretariat Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan
13. NURDIANSYAH, S.H., M.M. Sebagai Kepala Bagian Umum dan Rumah Tangga Sekretariat Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan
14. GIRI WAHYU UTOMO, S.Kom. Sebagai Kepala Bagian Mutasi II Biro Kepegawaian BUA
15. RUS’AN S.SOS., M.M., M.H. Sebagai Kepala Bagian Keamanan Biro Umum BUA
Sementara itu, Pejabat Eselon IV yang dilantik adalah;
1. LETNAN KOLONEL Cpm DARMAJI, S.H., sebagai Kepala Seksi Peningkatan Mutu Panitera dan Juru Sita pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara
2. LETNAN KOLONEL Chk SULTAN SYAHRIR, S.H., sebagai Kepala Seksi Mutasi Panitera dan Juru Sita pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara
3. CHIARA ALAMANDA, S.T. sebagai Kepala Subbagian Evaluasi pada Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi
4. HILMA BAHARI SETYA PRADJA, S.E., M.H., sebagai Kepala Subbagian Pelaksanaan Anggaran I A pada Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi
5. DENDI RUNEDI, S.E., M.M., sebagai Kepala Subbagian Penilaian Perbendaharaan pada Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi
6. MOHAMMAD SAHRIR SYARIF, S.E., M.H., sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Ketua Mahkamah Agung pada Biro Kesekretariatan Pimpinan Badan Urusan Administrasi
7. ERWIN MURDYANTI, S.IP., M.H., sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Ketua Muda Perdata pada Biro Kesekretariatan Pimpinan Badan Urusan Administrasi
8. KAPTEN DEDE ANDRIAWAN, S.ST.Han., S.IP., S.H., sebagai Kepala Subbagian Hubungan Lembaga Negara pada Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Urusan Administrasi
9. HARYATI, S.H., sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Ketua Muda Pembinaan pada Biro Kesekretariatan Pimpinan Badan Urusan Administrasi
10. KHAFIDA HANDASAH, S.H., M.H., sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Ketua Muda Pidana pada Biro Kesekretariatan Pimpinan Badan Urusan Administrasi
11. TUBAGUS KRISNA MURTHI, S.Si., M.H., sebagai Kepala Subbagian Data Pegawai pada Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi
12. SUSILOWATI, S.H., M.H., sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial pada Biro Kesekretariatan Pimpinan Badan Urusan Administrasi
13. WENI WIDIAFRANSI, S.T., M.M., sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Ketua Muda Pidana Khusus pada Kesekretariatan Pimpinan Badan Urusan Administr
14. DWI PUDJI ASTUTI, S.E., M.M., sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Badan Urusan Administrasi pada Biro Kesekretariatan Pimpinan Badan Urusan Administrasi
15. DAVIS ROZANO BESTHARI, S.Si., sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Sekretaris Mahkamah Agung pada Kesekretariatan Pimpinan Badan Urusan Administrasi
16. MUHAMMAD IQBAL FANANI, S.E., sebagai Kepala Subbagian Usaha pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung
17. ARIF PURWADI, S.E., M.M., sebagai Kepala Subbagian Pemeliharaan dan Perawatan pada Biro Umum Badan Urusan Administrasi
18. SIDIQ, S.H., M.H., sebagai Kepala Subbagian Penyimpanan dan Pendistribusian pada Biro Umum Badan Urusan Administrasi
19. AGUNG PRIYOMBODO, S.Kom., M.Kom., sebagai Kepala Subbagian Verifikasi dan Tuntutan Ganti Rugi I pada Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi
20. SUROYO, S.H., sebagai Kepala Subbagian Persuratan pada Biro Umum Badan Urusan Administrasi
21. GALITH SATRIYA PERDANA, S.Kom., sebagai Kepala Subbagian Mutasi Pegawai IA pada Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi
22. RIZQI HENDRAWAN, S.Kom., sebagai Kepala Subbagian Pemberhentian dan Pensiun Pegawai I pada Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi
23. EDI KUSDARYANTO, S.E., M.M., sebagai Kepala Subbagian Tata Naskah Mutasi II pada Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi
24. INDRA SANDAKILA, S.T., sebagai Kepala Subbagian Pengembangan Pegawai pada Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi
Sekretaris Mahkamah Agung pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sebagai pejabat eselon III (pejabat administrator), saudara tidak hanya menjalankan tugas-tugas teknis birokrasi, tetapi juga bertindak sebagai penggerak perubahan, pengawal reformasi birokrasi, dan penguat system pelayanan di lingkungan peradilan.
Tanggung jawab saudara adalah menjaga akuntabilitas, menjunjung tinggi etika, serta senantiasa melayani dengan cepat, tepat, dan transparan, katanya.
Lebih lanjut Sugiyanto menyampaikan dalam struktur organisasi, pejabat Eselon IV bukan hanya pelaksana, melainkan juga pemimpin unit kerja yang harus mampu mengarahkan, mengendalikan, serta memberi contoh yang baik kepada bawahan.
Oleh karena itu, dirinya mengingatkan bahwa tanggung jawab ini harus dijalankan dengan penuh integritas, loyalitas, dan akuntabilitas. Jangan pernah lelah untuk terus belajar, berinovasi, dan memberi contoh yang baik dalam setiap aspek pekerjaan. Jadilah panutan, bukan hanya karena jabatan, tetapi karena kualitas moral dan etos kerja yang saudara tunjukkan setiap hari.
“Selamat bekerja kepada para Pejabat yang baru dilantik. Mari kita selalu berniat untuk bekerja keras penuh dedikasi, bekerja cerdas dengan strategi yang tepat, bekerja tuntas hingga segala tugas diselesaikan dengan sempurna. Serta tidak lupa, bekerja dengan Ikhlas lillahi Ta’ala, agar setiap aktifitas yang kita lakukan, tidak hanya menjadi sekedar rutinitas semata, tapi juga menjadi amal yang bernilai ibadah, di hadapan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Sekretaris Mahkamah Agung menutup sambutannya. (enk/pn/photo:sno,adr,alf).
Peninjauan Program Makan Bergizi Gratis oleh Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Kabupaten Gorontalo

Limboto, 31 Juli 2025 — Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, Yang Mulia Dr. Yapi, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Peninjauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan di tiga lokasi pendidikan di Kabupaten Gorontalo, yakni SD Negeri 5 Limboto, Yayasan Rumah Inovasi Madani, dan SMK Negeri 1 Limboto, pada Kamis (31/7), pukul 09.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan mendukung pemenuhan gizi bagi siswa-siswi sekolah dasar dan menengah di seluruh Indonesia. Di Gorontalo, program MBG dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.


Selain Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Gorontalo, Wakajati Gorontalo (mewakili Kajati Gorontalo), Danlanal Gorontalo, Dansatradar 224 Kwandang, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Bupati Kabupaten Gorontalo, serta sejumlah pejabat dan undangan terkait lainnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari para siswa, guru, serta masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, para pejabat meninjau langsung proses distribusi makanan bergizi dan berdialog dengan peserta didik serta tenaga pengajar.
Program MBG diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui perhatian terhadap kesehatan anak usia sekolah.
KETUA MAHKAMAH AGUNG LANTIK TIGA PEJABAT ESELON I
Jakarta – Humas: Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., melantik tiga pejabat Eselon I baru di lingkungan Mahkamah Agung pada Rabu, 30 Juli 2025, bertempat di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 114/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya.
Adapun ketiga pejabat yang dilantik adalah:
1. Suradi, S.Sos., S.H., M.H. sebagai Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung, sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Wilayah II Badan Pengawasan Mahkamah Agung.
2. Dr. Syamsul Arief, S.H., M.H. sebagai Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Badan Strategi Kebijakan BSDK.
3. Dr. H. Sobandi, S.H., M.H. sebagai Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Urusan Administrasi.
Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial, para Ketua Kamar, pejabat Eselon I dan II di lingkungan Mahkamah Agung, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa jabatan adalah bentuk tanggung jawab yang dititipkan oleh masyarakat dan negara. “Jabatan adalah titipan Tuhan. Jabatan adalah amanah. Jabatan juga merupakan anugerah karena memberi kesempatan untuk menebar manfaat bagi masyarakat,” ujar Ketua MA.
Ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah alat untuk menguasai, tetapi untuk melayani.
“Dipercaya menduduki jabatan berarti dipercaya untuk melayani, bukan untuk menguasai. Pemimpin yang terbaik adalah yang paling dicintai karena mampu menebar manfaat,” katanya.
Menurutnya, kepemimpinan tidak selalu tentang perintah dan kekuasaan. “Kepemimpinan adalah seni memengaruhi tanpa memaksa, membimbing tanpa menggurui. Seorang pemimpin harus tahu kapan harus bicara dan kapan harus mendengarkan.”
Menutup sambutannya, Ketua Mahkamah Agung mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan integritas dan tanggung jawab tinggi demi mendukung terciptanya peradilan yang agung. (azh/RS/photo:Sno,Adr,Alf)
Pelaksanaan sidang di luar gedung pengadilan
Pada hari Rabu, tanggal 30 Juli 2025, bertempat di Gedung Posyandu Desa Ayuhulalo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Pengadilan Negeri Tilamuta telah melaksanakan Sidang Di Luar Gedung Pengadilan (Sidang Keliling).
Adapun sidang tersebut adalah persidangan perkara perdata permohonan yang dipimpin oleh Hakim tunggal, Bapak Efraim Kristya Netanyahu, S.H., yang didampingi oleh Panitera Pengganti, Bapak Nuryanto D. Nussa, S.H. yang berjalan dengan tertib dan lancar.
KETUA MA MENERIMA KUNJUNGAN DELEGASI SWUPL
Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H didampingi Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial dan para Ketua Kamar pada Mahkamah Agung menerima kunjungan delegasi Southwest University of Political Science & Law ( SWUPL) yang diketuai oleh Mr, Fan Wei sebagai Sekretaris Partai Komunis China / Rektor SWUPL, pada hari Selasa, 29 Juli 2025, bertempat diruang Ketua Mahkamah Agung.
Mr. Fan Wei mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempererat Hubungan Indonesia dan Cina dalam membina para hakim di Indonesia untuk belajar S3 di SWUPL, serta adanya suatu kerjasama MA dan SWUPL , agar banyak hakim indonesia yg bisa mendapatkan beasiswa S3 ke China.
Dalam kunjungan kali ini, Mr. Fan Wei didampingi Ms. Lyu Liang sebagai Sekretaris Partai Komunis China / Hukum Internasional SWUPL, Mr. Zheng Guo Hong sebagai Dekan Pusdiklat SWUPL, Ms. Luo Yuan Yuan sebagai Asisten Peneliti dari China ASEAN Legal Research Center SWUPL dan terakhir Mr. Cheng Yang sebagai Peneliti dari China ASEAN Legal Research Center SWUPL.
Dalam sambutannya Ketua MA sangat berterima kasih atas perhatian pihak universitas SWUPL, ke depannya Mahkamah Agung akan mengirim hakim-hakim muda yg potensial untuk dapat belajar di universitas SWUPL.
Terakhir, Mahkamah Agung sangat terbuka bagi pihak universitas dan Mahkamah Agung Tiongkok untuk dapat berkunjung ke Indonesia untuk saling bertukar ilmu dan pengetahuan khususnya di bidang hukum, ujar Prof Sunarto.
Dalam pertemuan ini, Ketua Mahkamah Agung memberikan secara resmi surat ucapan selamat atas peringatan 75 tahun kepada Southwest University of Political Science & Law ( SWUPL), semoga menjadi bukti pencapaian luar biasa dalam memajukan pendidikan dan penelitian hukum, tidak hanya di Tiongkok, tetapi juga di kawasan ASEAN yang lebih luas.
Kunjungan ini ditutup dengan penukaran plakat dan foto Bersama. (Humas)
MAHKAMAH AGUNG GELAR PELATIHAN JURU BICARA DAN PENGELOLA MEDIA SOSIAL UNTUK SELURUH PENGADILAN SE-INDONESIA
Jakarta – Humas: Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Biro Hukum dan Humas menyelenggarakan Pelatihan Juru Bicara dan Pengelolaan Media Sosial pada Empat Lingkungan Peradilan secara daring pada Selasa, 29 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan komitmen MA dalam memperkuat strategi komunikasi publik.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari pengadilan tingkat pertama dan banding dari seluruh Indonesia. Mereka yaitu para juru bicara pengadilan, humas pengadilan, pengelola media sosial, serta pegawai yang aktif di media sosial.
Acara resmi dibuka oleh Juru Bicara Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. Yanto, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya peran komunikasi publik dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.
“Kepercayaan publik tidak dibangun dengan retorika, melainkan melalui transparansi informasi, konsistensi etika, serta kehadiran lembaga yang komunikatif dan dapat diandalkan,” tegas Prof. Yanto dalam sambutannya.
Menurutnya, fungsi juru bicara dan pengelola media sosial harus ditempatkan sebagai garda depan lembaga. Ia menyoroti masih adanya praktik di mana fungsi kehumasan hanya diaktifkan saat terjadi krisis. Padahal, di era komunikasi digital seperti saat ini, peran juru bicara dan humas harus aktif sejak awal dalam membentuk narasi kelembagaan.
Prof. Yanto juga menekankan bahwa media sosial kini menjadi “pengadilan pertama” di benak publik, karena masyarakat kerap menilai lembaga peradilan dari apa yang mereka lihat di media sosial sebelum membaca putusan atau informasi resmi.
“Media sosial bukan sekadar kanal promosi. Ia adalah alat legitimasi publik. Dikelola dengan bijak, ia bisa menjadi alat pemersatu. Tapi bila abai, ia dapat menjadi bumerang yang merusak kredibilitas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, Dr. Sobandi, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas para juru bicara dan pengelola media sosial pengadilan dalam menghadapi dinamika komunikasi publik yang cepat dan kompleks.
“Juru bicara bukan hanya penyampai informasi, tetapi wajah kelembagaan, penghubung pengadilan dengan masyarakat, dan representasi dari integritas serta kredibilitas peradilan,” ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, antara lain:
• Dr. Riki Perdana Raya Waruwu, S.H., M.H., yang memaparkan Fungsi dan Tugas Juru Bicara,
• Ishmah Purnawati, S.I.Kom., M.I.Kom., dengan materi Strategi Pengelolaan Media Sosial,
• Nur Azizah, S.S., M.Hum., yang menyampaikan Teknik Pembuatan Siaran Pers.
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi-sesi pelatihan yang interaktif dan aplikatif. Melalui kegiatan ini, Mahkamah Agung berharap terwujudnya komunikasi kelembagaan yang lebih profesional, terbuka, dan akuntabel di seluruh lingkungan peradilan.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem peradilan di Indonesia. Dengan juru bicara yang kompeten dan pengelola media sosial yang bijak, lembaga peradilan diharapkan semakin mampu merespons kebutuhan informasi publik secara efektif, cepat, dan berintegritas. (azh/RS/photo:Sno,Adr)
WAKIL KETUA MA BIDANG NON YUDISIAL: WISUDA PURNABAKTI MERUPAKAN PENGAKUAN SEKALIGUS PENGHORMATAN ATAS SEGALA DEDIKASI, INTEGRITAS DAN KETELADANAN YANG DITOREHKAN DENGAN PENUH KEIKLASAN
Medan-Humas: Momen wisuda purnabakti ini menjadi sangat penting dan istimewa. Bukan saja sekedar pelepasan yang menandai berakhirnya masa tugas kedinasan secara administratif, tetapi lebih dari itu, momen ini merupakan pengakuan sekaligus penghormatan atas segala dedikasi, integritas dan keteladanan yang telah ditorehkan dengan penuh keikhlasan, yang telah diberikan Bapak Dr. ABD. HAMID PULUNGAN, S.H., M.H. selama menunaikan amanah sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial Suharto, S.H., M.Hum dalam acara Wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Dr. ABD. HAMID PULUNGAN, S.H., M.H., pada hari Senin, 28 Juli 2025, bertempat digedung Pengadilan Tinggi Agama Medan.
Menurutnya, menjalankan tugas di lembaga peradilan, khususnya lingkungan peradilan agama adalah amanah yang tidak mudah. Ia menyentuh sendi-sendi kehidupan umat yang berkaitan dengan perkara rumah tangga, waris, hibah, dan wasiat serta ekonomi syariah. Perkara yang tidak hanya bersifat yuridis, tetapi juga sarat akan nilai-nilai religius dan spiritual.
Lebih lanjut, Suharto mengatakan pergulatan akal, nalar dan nurani untuk mempertimbangkan nilai-nilai keadilan dan kepastian, dibutukan kecermatan dan ketelitian agar semua putusan yang diberikan betul-betul memberikan keadilan dan kemanfaatan.
“ hal tersebut tentu membutuhkan tekad dan semangat yang kuat, kesiapan fisik dan mental, kematangan intelektual dan spiritual serta kecerdasan emosional dalam menjalani profesi mulia ini. Beragam godaaan kadangkala datang silih berganti dan tidak bisa dipungkiri. Itulah seni dan dinamika tugas hakim yang hari-hari selalu mewarnai, “ ujar mantan Hakim Tinggi Makassar.
PROFILE Dr. ABD. HAMID PULUNGAN, S.H., M.H.
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan (03 September 2024) – Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang (08 Desember 2023) – Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan (22 April 2020) – Ketua Mahkamah Syar`iyah Aceh (19 September 2019) – Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi (05 Oktober 2018) – Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu (04 Juli 2017) – Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Jambi (28 Januari 2014) – Hakim Tinggi Mahkamah Syar`iyah Aceh (29 Oktober 2010) – Ketua Pengadilan Agama Lubuk Pakam (09 April 2007) – Ketua Pengadilan Agama Rantau Prapat (21 Mei 2002) – Wakil Ketua Pengadilan Agama Balige (12 September 1997) – Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Agama Tebing Tinggi (30 November 1995) – Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Pangkalan Bun (12 September 1992) – Wakil Panitera Pengadilan Agama Pangkalan Bun (17 November 1988) – Panitera Pengganti Pengadilan Agama Pangkalan Bun (01 Februari 1988) – Staf Pengadilan Agama Pangkalan Bun (01 Agustus 1987) – Staf Pengadilan Agama Pangkalan Bun (01 Maret 1986).
Diakhir sambutannya, Suharto berharap Semoga masa purnabakti ini menjadi masa yang indah, masa untuk menikmati kebersamaan dengan keluarga, memperluas ibadah, dan merajut hikmah dari perjalanan panjang yang telah dilalui. Saya percaya, meskipun tugas kedinasan telah berakhir karena dibatasi usia purna bakti, namun tugas menebar kebaikan kepada keluarga, masyarakat bangsa dan negara tidak pernah berakhir hingga tutup usia.
Turut hadir dalam acara tersebut, para Ketua kamar pada Mahkamah Agung, Hakim Agung, Pejabat Eselon I dan II dilingkungan Mahkamah Agung, Hakim Tinggi dan Ketua Pengadilan tingkat pertama dan banding sewilayah Provinsi Sumatra Utara, Ketua Dharmayukti Mahkamah Agung beserta Dharmayukti daerah dan cabang diwilayah Provinsi Sumatra Utara dan para undangan lainnya. (Humas)
Perkuat Citra Positif Peradilan, Pengadilan Tinggi Gorontalo Tingkatkan Kapasitas Humas Melalui Pelatihan Juru Bicara dan Media Sosial
Gorontalo, 29 Juli 2025 – Pengadilan Tinggi Gorontalo mengikuti Pelatihan Juru Bicara dan Pengelolaan Media Sosial pada 4 Lingkungan Peradilan di Seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai satuan kerja peradilan, termasuk Juru Bicara, Humas, Panitera Muda Hukum, Pengelola Media Sosial, serta pegawai yang aktif di media sosial.
Selain membahas prinsip-prinsip kehumasan dan teknik penulisan siaran pers, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai strategi pengelolaan media sosial pengadilan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang cepat, informatif, dan transparan. Setiap konten yang dipublikasikan diarahkan untuk berbasis fakta, menjaga netralitas serta profesionalisme, sekaligus membangun citra positif lembaga peradilan di mata masyarakat. Pelatihan ini juga menyoroti peran media sosial sebagai jembatan komunikasi antara pengadilan dan publik, dengan tetap memperhatikan etika serta prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan informasi.
Melalui pelatihan ini, diharapkan setiap pengadilan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi publik, menyampaikan informasi secara tepat sasaran, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan melalui pengelolaan media sosial yang profesional dan akuntabel.
BERIKAN PEMBINAAN KEPADA PARA HAKIM AD HOC, KETUA MA: ADA TIGA KOMPETENSI YANG HARUS DIMILIKI
Jakarta – Humas: Setelah sebelumnya memberikan Pembinaan kepada para Hakim se-wilayah DKI Jakarta, kali ini Ketua Mahkamah Agung, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Pidana, Ketua Kamar Pembinaan, dan Ketua Kamar Pengawasan pada Mahkamah Agung memberikan Pembinaan Teknis dan Administrasi bagi Hakim Ad Hoc pada Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama, Lingkungan Badan Peradilan Umum seluruh Indonesia, pada Jum’at, 25 Juli 2025 bertempat di gedung Balairung Mahkamah Agung Jakarta.
Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada perbedaan yang sangat pokok antara sebelum dan sesudah menjadi Hakim Ad Hoc, salah satunya mengenai komitmen untuk patuh dengan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim.
“Saudara memiliki peran penting dalam mendukung jalannya sistem peradilan, baik dari sisi kuantitas dimana saudara membantu menangani perkara, maupun kualitas dengan memberi perspektif profesional tambahan dalam setiap perkara yang ditangani. Namun, keberhasilan ini sangat tergantung pada tiga kompetensi yang harus saudara miliki, yaitu intelektualitas, kapabilitas, dan integritas”, tegas Ketua MA.
Dirinya mengingatkan, untuk menjadi hakim yang memiliki kompetensi intelektualitas dan kapabilitas, selain diperlukan pembiasaan budaya belajar kapanpun dan dimanapun (long life education). Mahkamah Agung juga telah menetapkan pendidikan dan pelatihan yang waktunya telah ditentukan dengan mekanisme ujian akhir sebagai penanda kelulusan. Namun, untuk menjadi hakim berintegritas, tidak ada batas waktu pendidikan dan tidak ada ujian akhirnya, karena ujian integritas itu sejatinya sepanjang masa selama Saudara menjadi Hakim Ad Hoc.
Guru Besar Universitas Airlangga ini juga mengajak peserta pembinaan untuk melakukan refleksi dengan bertanya pada diri sendiri: apa yang telah kita kontribusikan bagi institusi ini? Pertanyaan ini sangat penting untuk disuarakan, agar rasa memiliki terhadap organisasi semakin menguat, dan diharapkan dapat mendorong rekan-rekan Hakim Ad Hoc untuk tidak mencemari instansi yang kita cintai ini.
Lebih lanjut Prof. Sunarto mengatakan dalam upaya menegakkan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, Mahkamah Agung juga melaksanakan fungsi pengawasan dengan tiga pendekatan yaitu: pertama, pendekatan preemtif yang dijalankan dengan program-program peningkatan kapasitas (pelatihan) dan peningkatan kesejahteraan; kedua, pendekatan preventif, dilakukan dengan pemantauan persidangan dan pemantauan terhadap hakim tertentu secara rutin atau insidental dan ketiga, pendekatan represif yang dijalankan dengan program pemanggilan dan pemeriksaan, serta penjatuhan sanksi.
Mengakhiri sambutannya, Ketua MA menitipkan pesan: “Menjaga integritas bukan sekadar menjaga nama baik, tetapi menjaga keadilan tetap hidup dan kepercayaan publik tetap utuh.”
Pembinaan tersebut juga diikuti Sekretaris Mahakamah Agung, para pejabat Eselon I, para Panitera Muda Perkara, para pejabat Eselon II di lingkungan Mahkamah Agung.(enk/pn/photo:sno,alf).
PURNABAKTI KPTA MATARAM, WAKIL MA BIDANG NON YUDISIAL TEGASKAN BAHWA INTEGRITAS MERUPAKAN KESELARASAN ANTARA PERKATAAN, PERBUATAN DAN TINGKAH LAKU
Mataram-Humas: Sikap lurus dan jujur, itulah yang saat ini kita sebut sebagai integritas, yaitu keselarasan antara perkataan, perbuatan dan tingkah laku. Sikap ini penting, terlebih bagi seseorang yang menjabat sebagai hakim. Hakim yang jujur, senantiasa menjunjung tinggi hukum dan keadilan, tidak tergoda oleh bujukan materi, tidak silau iming-iming duniawi, karena ia sadar bahwa kejujuran adalah bentengnya, integritas adalah jalannya, menuju kebahagiaan sejati. Jalan itulah yang mengantarkannya melangkah dengan tenang, hingga akhirnya sampai memasuki gerbang purnabkti dengan selamat dan penuh kehormatan.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Ketua MA yang dibacakan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisal Suharto, S.H., M.Hum dalam acara Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram Dr. Lutfi, S.H., M.H, pada hari Kamis, 24 Juli 2025, bertempat digedung Pengadilan Tinggi Agama Mataram.
Lebih lanjut, Suharto mengatakan Dari Pulau Lombok yang indah ini, kita melepas Beliau, memasuki gerbang akhir pengabdian dengan selamat, setelah menempuh perjalanan panjang sebagai hakim dan aparatur peradilan. Konon, kata “Lombok” berasal dari bahasa Sasak, yaitu “Lomboq” yang berarti “lurus” atau “jujur”.
“Hal ini seakan mengisyaratkan kepada kita, bahwa jika kita ingin sukses dan selamat, baik dalam pekerjaan, dalam meniti karir, dalam pergaulan, dalam membina rumah tangga, serta dalam aspek apapun di kehidupan ini, maka salah satu kunci utamanya adalah: selalu sikap lurus dan jujur dalam hidup ini”, ujar mantan Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung.
Menurutnya, Seorang hakim tidak pernah berharap pada pujian manusia, dan juga tidak gentar menghadapi cacian. Dalam bahasa Al-Qur’an disebut sebagai: Laa Yakhaafuuna Lawmata Laa`im. Seorang hakim senantiasa menjalankan tugas dengan penuh integritas, selebihnya ia serahkan sepenuhnya kepada penilaian Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, Tempat ia mempertanggungjawabkan segala putusan yang ia jatuhkan, sebagaimana irah-irah yang selalu mengawali putusannya: “Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”.
Diakhir sambutannya, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial berharap agar Saudara sekeluarga, tetap menjali tali silaturahim dengan insan jajaran peradilan dan Mahkamah Agung. Melalui wadah PERPAHI (Persatuan Purnabakti Hakim Indonesia), kita terus dapat bersinergi memajukan dunia hukum dan peradilan tanah air. Demikian pula ibu Aidar Binti Tahir, selaku istri dari Saudara Dr. Lutfi, S.H., M.H., juga tetap dapat menjalin komunikasi dan tali silaturahim, dengan para ibu-ibu Dharmmayukti Karini.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Kamar Pengawasan, Ketua Kamar Agama, Ketua Kamar Pidana, Ketua kamar Militer, para Hakim Agung, Pejabat Eselon I dilingkungan Mahkamah Agung, Forkopimda, pejabat Eselon 2 dilingkungan Mahkamah Agung, Hakim Tinggi dan Ketua Pengadilan Agama sewilayah Provinsi Nusa Tenggara barat, serta Ketua Dharmayukti Mahkamah Agung beserta Dharmayukti daerah dan cabang diwilayah Provinsi Nusa tenggara Barat dan para undangan lainnya. (Humas)






















