Gorontalo, 6 Februari 2026 — Pengadilan Tinggi Gorontalo menyelenggarakan Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bapak Ferdinal, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Negeri Marisa, bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Tinggi Gorontalo pada Jumat, 6 Februari 2026 pukul 10.00 WITA.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh YM Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, Dr. Yapi, S.H., M.H., dan berlangsung dengan khidmat serta tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Ferdinal, S.H., M.H. secara resmi mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua Pengadilan Negeri Marisa dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan aparatur peradilan di wilayah Provinsi Gorontalo, antara lain YM Hakim Tinggi dan Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Tinggi Gorontalo, YM Ketua Pengadilan Negeri Gorontalo, YM Ketua Pengadilan Negeri Tilamuta, YM Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tilamuta. Turut hadir pula para Hakim Pengadilan Negeri Marisa, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Gorontalo, ASN Pengadilan Tinggi Gorontalo, serta ASN Pengadilan Negeri Marisa.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Gorontalo, para Ketua Cabang Dharmayukti Karini se-Provinsi Gorontalo, serta Pengurus Dharmayukti Karini Daerah Provinsi Gorontalo, yang menambah khidmat suasana acara.
Dalam sambutannya, YM Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Ferdinal, S.H., M.H. atas amanah yang telah diberikan, serta berharap agar dapat menjalankan tugas kepemimpinan di Pengadilan Negeri Marisa dengan sebaik-baiknya, menjaga marwah peradilan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Dengan dilantiknya Ketua Pengadilan Negeri Marisa yang baru, diharapkan kinerja lembaga peradilan di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Gorontalo semakin optimal, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.















